Tarian Khas Gresik


Kota Gresik dikenal dengan sebutan kota santri. Namun seni budaya tetap berkembang tanpa meninggalkan esensi islami dari kota santri tersebut. Salah satu seni budaya yang berkembang adalah seni tari. Ada beberapa tarian Gresik yang pernah diikutkan dalam Festival Karya Tari di tingkat Provinsi dengan mengusung kearifan lokal, diantaranya Tari Damar Kurung, Tari Giri Sholawat, Tari Rancang Kapti, Tari Kridaning Lengis dan Tari Masmundari. Kelima tari tersebut memiliki cerita masing – masing.

1. Tari Damar Kurung

Terinspirasi dari lukisan damar kurung yang merupakan tradisi luhur khas Gresik yang terkenal hingga ke mancanegara. Lukisan damar kurung mengisahkan cerita tentang rakyat Gresik pada malam selawe, pasar bandeng, dsb.

2. Tari Masmundari

Terinspirasi dari dedikasi seorang masmundari sebagai pelukis damar kurung, yang gigih dan giat menuangkan kehidupannya dalam sebuah gambar yang berbentuk lentera untuk menerangi hidup di sekitarnya sebagai tuntunan kepada Tuhan YME.

3. Tari Giri Sholawat

Sebuah tarian yang menggambarkan proses perjalanan remaja Gresik untuk menapaki kehidupan yang diuntai dalam gerak ritmis dan musik yang dinamis serta lantunan sholawat dan pujian yang dipanjatkan pada ilahi robbi.

4. Tari Rancang Kapti

Rancang kapti adalah putri ketiga Sunan Giri. Dalam serat Centhini atau Suluk Tembang Raras dikisahkan bahwa Sunan Giri pernah dikalahkan oleh Pangeran Pekik dari Surabaya, lalu Rancang kapti melakukan perjalanan. Dalam perjalanannya ia mendapat pengetahuan tentang syariat agama Islam yakni tentang wudlu, shalat dan pengetahuan dzat Alloh.

5. Tari Kridaning Lengis

Gambaran tentang perjuangan pahlawan – pahlawan Gresik dalam memperebutkan kemerdekaan di sekitar bukit lengis, dengan semangat yang berkobar dan berapi-api menghalau musuh sampai titik darah penghabisan.

Kelima tarian tersebut juga ikut menyemarakkan Pembukaan Penataan Alun – Alun Gresik yang diadakan tepat pada Harijadi Kota Gresik ke-532 dan pembukaan Gresik Expo 2019 di Wahana Ekspresi KRT Poesponegoro.

 

Sebelumnya Makam Maulana Malik Ibrahim mengikuti AWJ 2019
Selanjutnya Bandhungan

Suggested Posts

Marhaban ya Ramadhan

Damar Kurung