PROFILE


TERBENTUKNYA DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN (DISPARBUD) KABUPATEN GRESIK

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gresik atau lebih dikenal dengan DISPARBUD adalah merupakan perubahan nomenklatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam hal ini level dinas dari yang semula Dinas Pariwisata, Informasi dan Komunikasi (Disparinkom) pada Tahun Anggaran 2009 menjadi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora). Perubahan tersebut mengikuti kebijakan pemerintah pusat yang me-merger Bidang Infokom ke SKPD lain. Bidang Infokom tersebut notabene merupakan perwujudan dari Dinas Penerangan yang pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) satuan kerja tersebut dihapus karena dianggap kurang maksimal.

Pada tanggal 4 Januari 2017 dirubah untuk kesekian kalinya menjadi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gresik (pisah dengan Pemuda dan Olahraga yang berdiri menjadi Dinas sendiri). Hal tersebut seiring dengan perubahan nomenklatur organisasi perangkat daerah mulai dari level kementrian, provinsi, dan kabupaten/ kota di seluruh Indonesia.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Gresik mempunyai tugas pokok dan fungsi membantu Bupati Gresik dalam melaksanakan program dan kegiatan Pembangunan dan Pengembangan Sektor Kebudayaan (meliputi: produk seni tradisi Gresik, Sejarah dan nilai-nilai Tradisional dan Kepurbakalaan) dan Sektor Pariwisata (meliputi: pendataan, pengembangan, dan pengelolaan pemasaran pariwisata, promosi dan kerjasama, data dan informasi pariwisata serta pengembangan, dan pengelolaan industri pariwisata, tata kelola destinasi dan daya tarik wisata, pengembangan dan pembangunan sarana penunjang wisata, serta prmosi dan informasi pariwisata.

VISI

Gresik Sebagai Kota Tujuan Wisata Dengan Masyarakat Yang Santun, Mandiri, Sehat Dan Religius.

MISI

1. Menumbuhkembangkan Kesenian Apresiatif Yg Berwawasan Kesejarahan Dan Nilai-Nilai Tradisional

2. Mewujudkan Manajemen Kepariwisataan, Meningkatkan Promosi Dan Mengembangkan Potensi Serta Kualitas Layanan & Jasa Usaha Kepariwisataan.

3. Mewujudkan Manajemen Organisasi Kepemudaan, Wawasan Dan Kreativitas Pemuda Serta Mengembangkan Potensi Dan Minat – Bakat Kepemudaan

4. Memasyarakatkan Olah Raga Prestasi Dan Meningkatkan Prestasi Olah Raga Dengan Memperbaiki Fasilitas / Sarana Prasarana Keolahragaan, Pembinaan Serta Peningkatan Kompetensi Pemandu Baka

TUGAS

Membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan bidang  Pariwisata dan urusan pemerintahan bidang Kebudayaan.

FUNGSI

1. Pelaksanaan koordinasi dan pengkoordinasian penyusunan kebijakan di bidang urusan pariwisata dan kebudayaan.

2. Pengkoordinasiaan pelaksanaan kebijakan pada di bidang urusan pariwisata dan kebudayaan.

3. Pengkoordinasian pelaksanaan pelayanan administrasi di bidang urusan pariwisata dan kebudayaan.

4. Pengkoordinasian pengendalian pelaksanan kebijakan di bidang urusan pariwisata dan kebudayaan.

5. Pengkoordinasian pelaksanan pembinaan dan fasilitasi di bidang urusan pariwisata dan kebudayaan.

6. Pengkoordinasian pelaksanaan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan di bidang urusan pariwisata dan kebudayaan.

7. Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan bidang tugasnya.


TUGAS UPT
Kepala UPT mempunyai tugas membantu Kepala Dinas atau Kepala Badan dalam melaksanakan tugas teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang yang mempunyai wilayah kerja1(satu) atau beberapa kecamatan.

FUNGSI UPT
Kepala UPT Dinas atau Badan, menyelenggarakan fungsi:
1. Pelaksanaan koordinasi tugas teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang di wilayah kerjanya;
2. Penyusunan usulan bahan kebijakan dan perencanaan program dan kegiatan;
3. Pelaksanaan kebijakan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang di wilayah kerjanya;
4. Pelaksanaan pelayanan administrasi teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang di wilayah kerjanya;
5. Pelaksanaan pengendalian kegiatan dan kebijakan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang di wilayah kerjanya;
6. Pelaksanan pembinaan dan fasilitasi kegiatan dan kebijakan teknis teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang di wilayah kerjanya;
7. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan dan kebijakan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang di wilayah kerjanya; dan
8. Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas atau Badan yang membidangi  sesuai dengan bidang tugasnya.

UPT Wisata Giri
1. TUGAS :
Melaksanakan sebagian tugas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di bidang teknis operasional pengelolaan kawasan wisata Giri yang meliputi areal pemakaman Sunan Giri, Sunan Prapen, Condro Dipo dan Putri Cempo.

2. FUNGSI :
a. Pelaksanaan penyusun program dan kegiatan pengelolaan areal pemakaman Sunan Giri, Sunan Prapen, Condro Dipo dan Putri Cempo;
b. Pelaksanaan pengelolaan, pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana areal pemakaman Sunan Giri, Sunan Prapen, Condro Dipo dan Putri Cempo;
c. Pelaksanaan pelayanan administrasi, penarikan retribusi pengunjung dan pemanfaatan  sarana dan prasarana milik pemerintah yang ada di areal pemakaman Sunan Giri, Sunan Prapen, Condro Dipo dan Putri Cempo;
d. Pelaksanaan pengamanan dan pemeliharaan kebersihan areal pemakaman Sunan Giri, Sunan Prapen, Condro Dipo dan Putri Cempo;
e. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pengelolaan areal pemakaman Sunan Giri, Sunan Prapen, Condro Dipo dan Putri Cempo; dan
f. Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sesuai dengan bidang tugasnya.

UPT Wisata Malik Ibrahim
1. TUGAS :
Melaksanakan sebagian tugas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam pengelolaan Kawasan Pariwisata, yang meliputi Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim, Makam Puspo Negoro, Makam Raden Santri, Makam Siti Fatimah Binti Maimun dan Sarana Wisata Lumpur.

2. FUNGSI :
a. Pelaksanaan penyusun program dan kegiatan pengelolaan areal pemakaman Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim, Makam Puspo Negoro, Makam Raden Santri, Makam Siti Fatimah Binti Maimun dan Sarana Wisata Lumpur;
b. Pelaksanaan pengelolaan, pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana areal pemakaman Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim, Makam Puspo Negoro, Makam Raden Santri, Makam Siti Fatimah Binti Maimun dan Sarana Wisata Lumpur;
c. Pelaksanaan pelayanan administrasi, penarikan retribusi pengunjung dan pemanfaatan  sarana dan prasarana milik pemerintah yang ada di areal Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim, Makam Puspo Negoro, Makam Raden Santri, Makam Siti Fatimah Binti Maimun dan Sarana Wisata Lumpur;
d. Pelaksanaan pengamanan dan pemeliharaan kebersihan areal pemakaman Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim, Makam Puspo Negoro, Makam Raden Santri, Makam Siti Fatimah Binti Maimun dan Sarana Wisata Lumpur;
e. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pengelolaan areal pemakaman Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim, Makam Puspo Negoro, Makam Raden Santri, Makam Siti Fatimah Binti Maimun dan Sarana Wisata Lumpur;
f. Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sesuai dengan bidang tugasnya.

UPT Wisata Bawean
1. TUGAS :
Melaksanakan sebagian tugas teknis operasional Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam pengelolaan Kawasan Wisata Bawean.

2. FUNGSI :
a. Pelaksanaan penyusun program dan kegiatan pengelolaan kawasan wisata di wilayah Bawean;
b. Pelaksanaan rencana pemeliharaan, pengembangan dan pemberdayaan sarana dan prasarana kawasan wisata di wilayah Bawean;
c. Pelaksanaan pelayanan administrasi, pemungutan retribusi dan pendataan pengunjung  kawasan wisata di wilayah Bawean;
d. Pelaksanaan pengelolaan, perawatan dan pemeliharaan kebersihan kawasan wisata di wilayah Bawean;
e. Pelaksanaan pengawasan, pengaturan dan penggalian potensi kawasan wisata pada wilayah Bawean;
f. Pelaksanaan bimbingan teknis pemandu wisata di wilayah Bawean;
g. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pengelolaan kawasan wisata Bawean; dan
h. Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sesuai dengan bidang tugasnya.