Klenteng Kim Hin Kiong


Lokasi : Jalan Dr. Setia Budi Gang Klenteng No. 56 Kelurahan Pulo Pancikan, Gresik

Deskripsi :
Klenteng Kim Hin Kiong terletak di Jalan Dr. Setia Budi Gang Klenteng No. 56 Kelurahan Pulo Pancikan, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik. Klenteng ini berada di sebuah gang di perkampungan pecinan yang sekarang mulai berbaur dengan perkampungan Arab. Letaknya yang berdekatan dengan alun-alun Gresik membuat klenteng ini mudah untuk dikunjungi.

Menurut beberapa keterangan sejarah, Klenteng Kim Hin Kiong merupakan klenteng tertua di Jawa Timur, yang sudah ada pada zaman Majapahit. Usianya diperkirakan mencapai 379 tahun. Konon, klenteng ini dibangun oleh orang-orang Tiongkok yang merantau, dan kemudian menetap  di Gresik.

Meskipun Klenteng Kim Hin Kiong tidaklah begitu besar, akan tetapi memiliki arsitektur yang khas dengan dominasi warna merah dan kuning. Di bagian depan klenteng terdapat gerbang kecil dan tidak begitu tinggi yang bertuliskan Tempat Ibadat Tri Dharma Gresik Kim Hin Kiong, serta di sebelah kiri dan kanannya terdapat pagoda, juga ada dua patung singa (cok say).

Pada ruang utama, terdapat altar untuk memuja patung/arca Dewa Thian San Seng Boo yang di sekelilingnya diberi ornamen dan perlengkapan sembahyang. Pada bagian plafon dihiasi dengan aneka lampion khas Cina, sedangkan, di bagian sisi tengahnya terdapat sebuah hiolo yang lumayan besar berwarna keemasan. Di samping kiri kanan hiolo terdapat ornamen kepala naga yang ditopang oleh empat kaki hiolo.

Di bagian kanan dari pintu gerbang, terdapat altar pemujaan. Sedangkan di sebelah kiri dari bangunan utama klenteng, terdapat halaman yang diperuntukkan parkir yang dilengkapi dengan sarana untuk menampilkan wayang Po Te Hi. Meski berusia tua, namun klenteng ini masih cukup terawatt dan menarik.

Kim Hin Kiong Temple is located in Dr. Setibudi Street, Klenteng Block, No. 56, Pulo Pancikan Village, parts of Gresik Sub-district of Gresik Regency. This temple is placed in a village settlement of Chinese people (pecinan) and Arabian people. Its closed location to town hall of Gresik makes this temple accessible.

Based on some historical information, Kim Hin Kiong Temple is the oldest temple in East Java, which was predicted that had already existed since in Majapahit era. Therefore, this building was predicted 379 years old. Once upon a time, this temple was built by some Chinese people who were sailing to Gresik to trade their products and settled in Gresik.

Although Kim Hin Kiong Temple is not a big temple, but it has unique characteristics which are dominated by red and yellow colors. In front part of this temple there is a small gate with name plate stated “Tempat Ibadat Tri Dharma Gresik Kim Hin Kiong” which is flanked by two pagodas in its both sides, and also two Lion statues (Cok Say).

In its main room, there is an altar to worship the God statue Thian San Seng Boo with all of worshiping apparatus. The ceiling is decorated by some lampions while in its middle part there is a hiolo (a container to place hio or dupa; incenses used to worship by Thionghoa) with golden yellow colour. On both sides of hiolo there are two dragon heads standing on hiolo feet.

On the right side of the main building, there is an altar, while on its left side there is a field to perform Wayang Po Te Hi (Tionghoa puppet). Inspite the fact that it is an old building but its condition is still neat, tidy, and interesting.

 

Sebelumnya Rebana
This is the most recent story.

Suggested Posts

Situs Lasem

Makam Umar Mas’ud