Sanggring

Sanggring atau Kolak Ayam adalah salah satu makanan khas Gresik. Dari namanya terkesan tidak asing namun bentuk dan rasanya berbeda dengan kolak pada umunya. Sanggring atau Kolak Ayam terbuat dari daging ayam yang disuwir tipis dengan kuah atau kaldu mirip seperti soto atau bakso namun rasanya manis. Cara pembuatannya pun harus dilakukan oleh para pria yang terlebih dahulu harus berwudlu. Konon menu masakan tersebut berasal dari makanan obat yang dibuat oleh Sunan Dalem (Putra Sunan Giri) pada saat beliau menderita sakit yang berkepanjangan. Atas petunjuk Allah SWT beliau membuat sanggring dan setelah memakannya sakit beliau berangsur-angsur sembuh. Akhirnya, tradisi pembuatan masakan tersebut berlanjut hingga sekarang dan dilakukan pada malam ke 23 Bulan Suci Ramadhan di Masjid Al Mubarok, Desa Gumeno, Kecamatan Manyar – Gresik.

SANGGRING (KOLAK AYAM)

“Sanggring” or “Kolak Ayam” (like as Chicken Soup) is one of traditional food from Gresik. From its name it seems that the food is already familiar but it has different taste. “Sanggring” or “Kolak Ayam” is made of chicken meat that is shred or sliced lightly with soup or stock like as Soto or Bakso but with sweet taste. The cooking process must be done by men who have wudlu (take water to clean one’s body before praying). It is said that this food menu was from herbal food that was made by Sunan Dalem (Sunan Giri’s son) when he was getting ill for long time. By God’s vision or inspiration he made Sanggring and after consuming that food he was recovery from his illness gradually. Finally, the tradition of Sanggring cooking process continues until now and held on the 23th night of Ramadhan Month at Al Mubarak Mosque at Gumeno Village, part of Manyar Sub-district of Gresik.

Related Posts

Leave A Comment