Pembukaan kembali Makam Sunan Giri Gresik

Rabu (5/8/2020), digelar sosialisasi terkait pembukaan kembali Makam Sunan Giri. Salah satu wisata religi unggulan di Kabupaten Gresik ini memang belum pernah dibuka untuk peziarah sejak merebaknya pandemi COVID-19.

Demi menjaga kenyamanan dan kesehatan para peziarah/pengunjung, Makam Sunan Giri telah menerapkan protokol kesehatan sesuai yang dianjurkan pemerintah dalam Perbup Gresik 22 tahun 2020. Di beberapa titik disediakan tempat cuci tangan, seperti di pintu masuk, tangga, pintu keluar, dsb. Di area makam juga tersedia hand sanitizer.

Mewakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gresik, Ach Sobiron selaku Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata turut menghimbau agar para peziarah menaati protokol kesehatan yang berlaku seperti memakai masker, cuci tangan, cek suhu tubuh dan menjaga jarak.

Ach Sobiron saat menyampaikan himbauan protokol kesehatan

Sebelum masuk area makam para peziarah juga harus antri karena yang diperbolehkan masuk di area makam dibatasi untuk 60 orang saja. Selain itu, waktu buka juga dibatasi yaitu mulai pukul 09.00 WIB – 17.00 WIB. Aturan ini diberlakukan hingga 2 pekan ke depan. “Kalau dalam 2 minggu ini baik perkembangannya, nanti waktu berkunjung ditambah sampai pukul 22.00 WIB,” kata Ketua Yayasan Makam Sunan Giri, H Izzuddin Shodiq, Rabu (5/8/2020).

Dia menambahkan bahwa untuk saat ini, pengunjung yang boleh masuk area pendopo hanya dikhususkan untuk warga Gresik saja. Sementara pengunjung dari daerah lain tetap diperbolehkan berziarah namun tidak boleh masuk area pendopo makam. Dia juga menjelaskan bahwa pembukaan Makam Sunan Giri juga telah disetujui oleh pihak dari 3 desa, yaitu Sekarkurung, Giri, dan Klangonan.

Related Posts

Leave A Comment