Penyerahan Sertifikat Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2021

Setelah Selasa, 7 Desember 2021, Kemendikbudristek menyerahkan sertifikat penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2021 kepada Gubernur di Gedung A Kemendikbudristek Jakarta, kemarin Jumat 10 Desember 2021, Gubernur Jawa Timur menyerahkan sertifikat penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2021 kepada Bupati / Walikota di Hotel Grand Mercure Malang.

Penyerahan Sertifikat Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) merupakan tahapan terakhir setelah proses pencatatan, pengajuan penetapan, verifikasi tim ahli, dan sidang penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2021.

Okol Desa Setro dari Kabupaten Gresik merupakan salah satu penerima sertifikat penetapan WBTb. Selain Okol Desa Setro, ada 15 karya budaya lain yang juga menerima sertifikat WBTb, yaitu Ledre (Kab. Bojonegoro), Mendhak Sanggring Lamongan (Kab. Lamongan), Jaranan Tril (Kab. Blitar), Sinongkelan (Kab. Trenggalek), Wayang Kulit Gagrak Malangan (Kab. Malang), Tari Topeng Kaliwungu (Kab. Lumajang), Ta’butaan Jember (Kab. Jember), Rengganis Banyuwangi (Kab. Banyuwangi), Cakee Sumenep (Kab. Sumenep), Kaldu Kokot Sumenep (Kab. Sumenep), Musik Tong – Tong Sumenep (Kab. Sumenep), Sintong (Kab. Sumenep), Topeng Dhalang Sumenep (Kab. Sumenep), Rujak Cingur (Kota Surabaya), dan Gembrung Madiun (Kota Madiun)

Related Posts

Leave A Comment