FOCUS GROUP DISCUSSION PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN WARISAN BUDAYA TAKBENDA DAN LOKAKARYA “DAMAR KURUNG”

Warisan budaya takbenda di Kabupaten Gresik memang sangat beragam, salah satunya adalah Damar Kurung. Damar Kurung adalah sejenis lampion, pelita atau lentera khas Gresik, Jawa Timur. Secara harfiah, Damar Kurung adalah lampu (damar, Bahasa Indonesia) yang dikurungi. Pada hari pertama pelaksanaan kamis ini, sebanyak kurang lebih 30 peserta dari pengelola objek wisata dan pelaku UMKM di kawasan wisata di Kabupaten Gresik hadir mengikuti kegiatan. Bertempat di Aula lantai 2 Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (DISPAREKRAFBUDPORA) Kabupaten Gresik, yang digelar selama 2 hari yakni hari kamis-Jum’at, 25-26 Agustus 2022. Kegiatan bertajuk FGD Pelatihan pembuatan damar kurung tersebut, menghadirkan beberapa Narasumber dari anggota Dewan, diantaranya H. Asroin Widyana, S.Sos, M.HP, anggota DPRD Kabupaten Gresik dan Markasim Halim Widianto, ST, anggota komisi II DPRD Kabupaten Gresik.

Tidak hanya itu, turut hadir pula Kadis Parekrafbudora Bapak Sutaji Rudy, S.H, M.H dan Kabid Kebudayaan Ibu Mudi Rahayu S.Sos, M.Si, serta seorang Narasumber Ahli dari Damar Kurung institute yakni Novan Effendy. Melalui program pengembangan dan pemanfaatan warisan budaya takbenda dan lokakarya yang dilakukan oleh bidang Kebudayaan di Dinas Parekrafbudpoda ini, diharapkan masyarakat umum di Kabupaten Gresik dan khususnya para pengelola objek wisata serta pelaku UMKM setempat semakin mengenal Damar Kurung.

Related Posts

Leave A Comment